Floortech Indonesia

Anak Dianiayai dan Dituduh Mencuri, Kapolsek Ponjong Berharap Proses Hukum Harus Tuntas

GUNUNGKIDUL, INAMEDIA.id – Seorang anak di bawah umur berinisial TGR (15) warga Padukuhan Susukan, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong di aniaya oleh sekelompok orang dewasa. Hal itu terlihat di video yang berdurasi kurang lebih dua menit yang viral di media sosial Facebook dan status WhatsApp.

Ribut Jemani selaku orang tua korban menyampaikan, penganiaya yang dialami oleh anaknya itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Bermula saat anaknya baru selesai latihan hadroh bersama kelompok di pondok pesantrennya.

VENEERKAYU

Tiba-tiba datang seseorang yang menjemput paksa TGR untuk diajak ke suatu tempat. TGR pun kemudian di ajak ke sebuah rumah kosong dan di situlah ia mengalami penganiayaan yang di lakukan oleh sekelompok orang dewasa.

“Anak saya dipukul, dijambak dan disuruh mengaku perbuatannya bahwa anak saya melakukan tindakan pencurian tabung gas”, kata Ribut (20/06/22).

“Padahal saat itu sang anak sedang berlatih hadroh bersama teman-temannya dan tidak mungkin melakukan tindakan pencurian yang di tuduhkan tersebut”, imbuhnya.

Ribut pun merasa murka kepada pelaku penganiayan anaknya yang telah memukul, menjambak serta menginterogasi untuk mengakui bahwa anaknya melakukan tindak pencurian.

“Itu masih anak-anak e. Dikepung orang dewasa, dijambak, divideo, buat ngaku mencuri, otomatis mentalnya pastinya down”, sambungnya.

Ia pun kemudian melaporkan perkara ini ke UPPA Polres Gunungkidul pada Senin (20/06/2022) siang. Ia berharap agar penegak hukum dapat menyelesaikan perkara ini dengan tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sementara itu Kapolsek Ponjong AKP Yulianto menjelaskan bahwa video penganiayaan yang viral itu benar terjadi di wilayah hukum Polsek Kapanewon Ponjong.

“Berdasarkan laporan yang saya terima memang benar ada sekelompok orang yang membawa bocah bernama TGR sekitar pukul 04.00 WIB”, katanya.

Bocah yang dituduh sebagai pencuri itu mengaku bahwa dirinya dipaksa untuk mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan pencurian tabung gas sesuai yang dituduhkan oleh sekelompok orang itu.

“Karena waktu yang masih dini hari, bocah itu di putuskan untuk tetap berada di Polsek Ponjong sembari mendalami permasalahan dan menunggu orangtuanya datang”, tandasnya.

“Kami juga menyarankan orang tua TGR untuk membawanya ke Puskesmas Ponjong guna melakukan pengobatan luka yang diderita akibat pukulan”, imbuhnya.

Selain itu, dari pihak Kapolsek merekomendasikan TGR untuk visum jika penyidik dari Polres Gunungkidul membutuhkan kelengkapan berkas laporan itu sudah ada.

AKP Yulianto menegaskan bahwa terkait pencurian tabung gas LPG yang di tuduhkan ke TGR, ia memastikan jika tidak ada laporan pencurian di wilayahnya.

“Saya berharap dengan adanya kasus ini para penegak hukum bisa mengungkapkannya secara tuntas, sehingga pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya itu sesuai undang-undang hukum pidana”, pungkasnya.

Jual Tanah

Leave a Reply

Your email address will not be published.