Floortech Indonesia

Kritik Soal Kebijakan Yang Tidak Pro Rakyat

GUNUNGKIDUL, INAMEDIA.id – Baru-baru ini pemerintah keluarkan kebijakan yang tentunya timbulkan dampak buruk di masyarakat. Mulai dari kenaikan harga BBM, sembako bahkan tarif pajak juga ikut di naikkan oleh pemerintah.

Hal ini pun sontak dapat reaksi dari berbagai pihak, salah satunya adalah Ketua Organisasi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu PEKAT IB DIY Dani Eko Wiyono, ST, MT. Dani katakan bahwa, pemerintah harusnya paham dengan kondisi para pengusaha dan juga buruh saat ini. Karena adanya kebijakan itu buat rakyat saat ini jadi susah.

VENEERKAYU

“Tidak hanya rakyat saja yang sedang kesusahan akibat kebijakan ini, melainkan para buruh dan pengusaha juga ikut rasakan dampak dari kebijakan yang tak berpihak dengan kondisi masyarakat Indonesia,” katanya.

Dani juga tegaskan, pemerintah tidak punya hati dalam buat kebijakan dan menerapkannya. Karena dengan naiknya pajak jadi 11 persen membuat pengusaha/perusahaan jadi kesulitan. Apalagi di tambah dengan naiknya harga-harga kebutuhan secara serentak.

“Mulai dari naiknya BBM, minyak goreng dan lain-lain, tentu akan berdampak pada biaya produksi dan harga jual,” tegasnya.

Ia juga jelaskan, jika pendapatan perkapita Indonesia masih belum meningkat maka hal ini akan membuat daya beli masyarakat terhadap suatu hal jadi menurun. Selain itu juga secara otomatis daya hutang meningkat, pinjaman online meningkat serta tindakan kriminalitas juga berpotensi meningkat.

Dani berharap agar pemerintah peka terhadap masyarakat sehingga dalam membuat suatu kebijakan tidak menimbulkan kekacauan di masyarakat Indonesia. Selain itu pemerintah juga dapat evaluasi diri dengan kebijakan-kebijakan yang sudah di terapkan selama ini.

Jual Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.