JIFMAC 2026
JIFMAC 2026

ADE SARA DIBUNUH: Mengapa Remaja Melakukan Pembunuhan?

ADE SARA

JIFMAC 2026
JIFMAC 2026

Kabar24.com, JAKARTA — Terkait pembunuhan Ade Sara, mengapa remaja melakukan kejahatan dan pembunuhan? Seorang psikolog mengatakan hal itu dapat dijelaskan dengan melihat akar masalahnya.

A. Kasandra Putranto, psikolog dari Kasandra & Associate, menilai kini ada fenomena dalam masyarakat, terutama pada anak-anak dan remaja yang cukup menakutkan bila tidak diatasi bersama oleh semua institusi terkait, termasuk keluarga, media, dan pemerintah.

JIFMAC 2026

Ade Sara Angelina Suroto, 19, seorang mahasiswa, dibunuh oleh sepasang remaja yang juga berusia sama. Pembunuh adalah mantan kekasih Ade Sara. Dia melakukan aksinya bersama dengan kekasih barunya yang juga masih sangat muda.

Menurut Kasandra, anak-anak usia 8 tahun saja bisa membunuh temannya hanya gara-gara hal sepele. Atau siswa SMA yang membunuh temannya. “Dan membunuhnya itu ada yang sampai sadis, dengan menyimpannya dalam tabung kaca, ada yang di semen, dan lainnya,” kata Kasandra saat dihubungi di Jakarta, Jumat (7/3/14).

Mengenai kasus pembunuhan yang terjadi pada Ade Sara Angelina oleh pacarnya, Kasandra mengatakan itu harus dilihat akar permasalahannya.

“Kita harus tahu dulu akar masalahnya, lihat bagaimana si pembunuh itu diperlakukan di dalam keluarganya, dan lingkungannya, dan bagaimana perlakuan korban terhadap dirinya,” ungkap Kasandra.

Namun, lanjutnya, secara umum saat ini ada fenomena dalam masyarakat yang cukup memprihatinkan.

Ada anak yang tak bisa menghilangkan masalahnya di rumah atau dalam keluarga, kemudian menghilangkan sumber masalahnya dengan kekerasan, serta merasa biasa saja setelah melakukan hal-hal yang keras seperti membunuh.

Jadi, lanjutnya, ada anak yang tidak mendapatkan sesuatu dari rumah, sering mendapatkan kekerasan dari rumah, kemudian melampiaskannya pada orang lain, misalnya dengan menyakiti orang lain. Semua itu utuk melepaskan kekesalannya dan masalah yang dihadapinya.

“Ketiga hal itu yang perlu diperhatikan bersama oleh keluarga dan perintah. Kenapa itu bisa terjadi pada anak-anak yang masih usia belasan tahun,” tambahnya.
Menurut dia, yang paling bersalah dalam kekerasan yang dilakukan oleh anak pada orang lain, ada tiga, yaitu keluarganya, media, dan pemerintah.

Kenapa keluarga? “Sebab, selama ini anak dominan diasuh orang orang lain di rumah, karena kedua orangtuanya sibuk bekerja di luar rumah. Kalau pun ibu ada di rumah, terkadang sering menonton sinetron, dan tidak mendampingi anak,” ujarnya.

Kenapa media? Sebab, tambah Kasandra, selama ini tontonan yang banyak muncul di media TV di rumah menampilkan cerita dan sinetron yang penuh kekerasan, banyak ledekan-ledekan yang menghina seseorang, dan film-film pembunuhan. “Tanpa disadari hal tersebut bisa merusak alam pikiran anak,” katanya.

Pemerintah? “Karena pemerintah kurang tegas pada media yang kini kebablasan, begitu bebas menampilkan kekerasan dan hal-hal yang tak boleh dilihat oleh anak. Perlu dipertimbangkan lagi,” ujarnya. (Kabar24.com)

update admin : 221019 domain kabr24.com tidak bisa dibuka

http://www.kabar24.com/kriminalitas/read/20140307/12/212962/ade-sara-dibunuh-mengapa-remaja-melakukan-pembunuhan

JIFMAC 2026
JIFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JIFMAC 2026