Awal Tenzing Norgay Dikenal Publik
Setahun setelah gagalnya ekspedisi tim Inggris, penjelajah dari Swiss, Raymond Lambertt nyaris sampai di puncak Everest. Dia beserta tim terhenti di ketinggian 28.210 kaki. Pendakian yang dipandu oleh Tenzing Norgay tersebut dihentikan karena kurangnya perbekalan.
Melihat hasil yang dicapai tim ekspedisi Swiss, Inggris kembali mempersiapkan tim ekspedisi besar-besaran pada tahun 1953 di bawah komando Kolonel John Hunt. Ekspedisi ambisius ini digelar dan diharapkan sukses menjelang penobatan Ratu Elizabeth II.
Ekspedisi ini dimulai dengan menjaring pendaki andal dari negara-negara persemakmuran Inggris. Dari proses itu terpilihlah George Lowe dan Edmund Hillary yang berasal dari Selandia Baru.
Untuk mendukung ekspedisi tersebut, Inggris menyiapkan sepatu bot dan pakaian khusus, peralatan radio portabel, peralatan oksigen dan merekrut Sherpa berpengalaman seperti Tenzing Norgay.
Pada bulan Mei, ekspedisi dimulai. Mereka melalui jalur baru Khumbu Icefall. Lalu pada 26 Mei, Chales Evans dan Tom Bourillon mulai mendaki puncaknya hingga berjarak 300 kaki lagi sebelum mencapai puncak. Namun mereka harus kembali karena masalah alat oksigen yang tidak berfungsi.
Pada 28 Mei, giliran Edmund Hillary yang melanjutkan pendakian. Dengan dipandu Tenzing Norgay, mereka tidak langsung mendaki puncak, tetapi mereka mendirikan tenda dahulu di ketinggian 27.900 kaki.
Setelah bermalam, mereka berjalan pelan dan mencapai puncak Selatan pada pukul 9 pagi. Akhirnya, sekitar pukul 11.30 menit, dengan segala daya upaya, para pendaki berhasil menginjakkan kaki di puncak gunung Everest.
Waktu pencapaian tersebut adalah bertepatan dengan ulang tahun Tenzing Norgay yang ke 39, serta menjelang 1 hari penobatan Ratu Elizabeth II naik tahta, yaitu tanggal 1 Juni 1953. Dan keesokan harinya, berita kesuksesan tim Inggris mencapai puncak Everest menyebar ke seluruh dunia dan dikenang hingga sekarang.
Dengan kesuksesan ekspedisi tersebut, Ratu Elizabeth II kemudian memberi gelar kebangsawanan Inggris kepada Edmund Hillary. Dan kini dia menyandang gelar Sir Edmund Hillary.
Sementara Tenzing Norgay sendiri, dia meninggalkan jejak catatan sejarah betapa dia tidak hanya berhasil mengantarkan Sir Edmund Hillary mencapai tugas dan impiannya, tetapi dia juga memberikan pesan moral yang membumi. Betapa dia tidak serakah yang menempatkan porsi dirinya dalam rekam jejak sejarah manusia pertama yang menginjakkan kaki di puncak tertinggi dunia, Everest.
Catatan :
Tenzing Norgay,
Lahir : 29 Mei 1914, di distrik Khumbu
Wafat : 9 Mei 1986, di Darjeeling, India
Kebangsaan: Nepal.
*Dirangkum dari berbagai sumber





















