Silsilah Panembahan Senopati

PASARKAYU
JIFFINA 2025

INAMEDIA.id – Panembahan Senopati atau yang biasa dikenal sebagai Danang Sutawijaya adalah pendiri sekaligus raja pertama dari Kerajaan Mataram Islam.

Ia adalah seorang putra dari Ki Ageng Pemanahan. Beliau adalah salah satu orang kepercayaan Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir, sang pendiri Kerajaan Pajang.

IKLAN

Danang Sutawijaya, ikut ayahnya bertempur untuk menaklukkan Arya Penangsang dalam perang saudara di Kerajaan Demak, juga diangkat anak oleh Sultan Hadiwijaya.

Sutawijaya mendapatkan gelar Panembahan Senopati ketika mengangkat dirinya sebagai raja pertama Kesultanan Mataram pada tahun 1586.

Masa kekuasaan berlangsung selama 15 tahun, hingga kematiannya pada 1601.

Berikut ini silsilah Panembahan Senopati

Nama asli Panembahan Senopati adalah Danang Sutawijaya atau biasa disebut Raden Bagus Dananjaya.

Ia merupakan putra dari Ki Ageng Pemanahan, salah satu orang kepercayaan dan punggawa Sultan Hadiwijaya dari kerajaan Pajang. Sedangkan ibunya bernama Nyai Sabinah atau Nyai Ageng Pamanahan.

Dari empat istrinya, Panembahan Senopati mempunyai 14 anak, yaitu Gusti Kanjeng Ratu Pembayun, Pangera Ronggo Samudra, Pangeran Puger, Pangeran Teposono, Pangeran Purbaya, Pangeran Rio Manggala, Pangeran Adipati Jayaraga, Panembahan Hadi Hanyokrowati, Gusti Raden Ayu Demang, Wiramantri, Pangeran Adipati Pringgoloyo I, Pangeran Juminah, Pangeran Adipati Martoloyo, dan Pangeran Tanpa Nangkil.

Panembahan Hadi Hanyokrowati atau dikenal sebagai Panembahan Seda Krapyak adalah putra Panembahan Senopati yang nantinya mewarisi takhta Mataram Islam.

Sedangkan beberapa keturunan Panembahan Senopati lainnya menjabat sebagai adipati di sejumlah daerah di pulau Jawa ini

Awal kisah Danang Sutawijaya diketahui ketika ia dan sang ayah, Ki Ageng Pemanahan, membantu Jaka Tingkir menumpas pemberontakan Arya Penangsang di Kesultanan kerajaan Demak.

Atas jasanya menyingkirkan Arya Penangsang, mereka diberi hutan Mentaok (sekarang Kotagede, Yogyakarta) oleh Jaka Tingkir, yang kemudian mendirikan Kerajaan Pajang.

Ki Ageng Pemanahan membangun tanah tersebut menjadi sebuah kadipaten di bawah Kerajaan Pajang.

Di saat yang sama, Sutawijaya juga diadopsi oleh Jaka Tingkir, yang bergelar Sultan Hadiwijaya, sebagai pancingan karena belum mempunyai keturunan.

(Sumber Buku Babad Tanah Jawi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JIFFINA 2025