Floortech Indonesia

Buat Semua

Oleh : Seorang ibu guru. Menyikapi dampak krisis 2008

Hallo semua,
Sebetulnya kalau kita melihat cara Amerika mengkonsumsi segala sesuatu, mau tidak mau kita akan bertanya; Apakah cara begini bisa langgeng????. Mungkin tak terlalu banyak yang mengetahui cara masyarakat AS membelanjakan ‘duit’ mereka. Duit dalam tanda petik.
Seor. wartawan Belanda yg sudah bekerja di AS selama 14 thn bercerita bahwa apa yg terjadi di AS dimulai dengan Bush sebagai presiden, suka perang untuk menunjukkan kekuasaannya: perang yg memakan milyaran dollar dan puluhan ribu nyawa, baik di pihak AS maupun Irak dan Afghanistan serta serdadu dari negara lain, padahal pemasukan negara tak selalu lancar karena senjata yg dijual keluar negeri, sekarang juga dibuat oleh banyak negara, jadi pesaing bertambah. Semasa kekuasaan Reagan, hutang negara menggunung, dibawah Clinton perlahan-lahan hutang dilunasi semua sehingga negara bersih dari hutang. Kembali dibawah partai Republik/Bush, hutang menggunung lagi. segala cara igembar-gemborkan untuk memperbaiki ekonomi tapi setiap kali minta bantuan duit dari parlemen untuk perang di Irak.

VENEERKAYU

Masyarakat tak punya duit/tabungan, tapi memiliki kartu kredit sebanyak tujuh lembar dan naik mobil Lexus., dengan kata lain semua yang dimilikinya adalah hutang; makan/minum, sekolah, rumah dan segala sesuatu yg mereka butuhkan untuk hidup, semua hutang. Sebagai manusia yang dibesarkan dengan pedoman agar selalu hemat dan kalau bisa jangan sampai berhutang, saya tak bisa mengerti sistim ekonomi AS. Di AS tak ada porsi kecil, semua porsi makanan di restoran adalah porsi besar. Untuk kita bisa makan 4/5 orang, di AS ini porsi 1 orang. Tentu saja tak habis., tak apa dibelakang restoran/rumah makan ada tong besar untuk membuang sisa makanan. Porsi steak 400/500 gram. Buat kita masak semur daging untuk sekeluarga.
Ini salah satu contoh AS menggunakan SDM. | AS : Amerika Serikat SDM : Sumber Daya Manusia
Memang AS negara kaya., tapi kita lihat sekarang kalau cara menggunakan kekayaan tidak dengan pikiran yg benar, sekarang inilah yg terjadi. AS sekarang juga masih sangat kaya, tapi kaya segala jenis kebobrokan. Pencemar lingkungan hidup terbesar didunia terutama AS, dan sekarang ditambah dengan China dan India. Amerika tak menyetujui abortus, katanya ini pembunuhan., tetapi hukuman mati serta perang yg mengakibatkan kematian ribuan manusia, diperbolehkan, apakah ini bukan pembunuhan????
Sayangnya banyak negara yg suka membuntut AS, termasuk pemerintah Belanda yg sekarang. Tapi masih sedikit untung bahwa perbankan dan perkreditan disini tak 100% membonceng AS, jadi meski segala sesuatu/ekonomi sepi, tapi belum hancur.
Di perusahaan truk (kendaraan berat) dimana suamiku bekerja, biasanya di liburan Natal masih lumayan yang bekerja lembur karena butuh duit untuk mis: melunasi hutang dlsb, kali ini rencananya libur 2 minggu (tak ada produksi), tapi kata Theo yang mau kerja ya jelas bisa, cuma kerjanya di bag maintenance. Periksa dan bersihkan mesin-mesin industri berat. Menurut beritanya para karyawan tak tetap mungkin harus angkat kaki. Kasian!
Juga perusahaan-perusahaan besar lainnya seperti Philips, DSM (industri kimia) dll akan harus melakukan tindakan yg sama.

Di Jerman lebih parah lagi., Mercedes dan BMW akan libur dan tutup selama beberapa minggu, tapi saham VW malah mengalami kenaikan luar biasa. Pemerintah Jerman akan meniadakan pajak mobil selama 1 thn kalau sekarang beli mobil, dan kalau beli mobil yang tak terlalu mencemari lingkungan, peniadaan pajak boleh selama 2 thn. Pertanyaan yang timbul sekarang. Siapa yang dimasa sulit ini punya duit untuk beli mobil???
Maksud pemerintah Jerman yaitu agar masyarakat tetap membeli komoditi supaya uang tetap berputar. Kalau di Belanda juga tak dianjurkan untuk berhemat. Tak perlu menghamburkan uang secara berlebihan, tapi juga lebih baik uang dibelanjakan daripada ditabung saja, maksudnya juga agar uang tetap berputar.
Sementara itu kalau kita amati cara masyarakat membelanjakan uangnya, kita lihat bahwa sekarang ini manusia lebih berhati-hati dan hanya beli apa yg mereka perlukan. Kita harap saja krisis ini tak sampai berlarut-larut!
Nah demikianlah sedikit gambaran mengenai keadaan disini. Salam hangat dariku

Jual Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.