Gunungkidul, INAMEDIA.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul pada tahun 2022 ini sudah menyusun Kajian Resiko Bencana tanah longsor.
Purwono Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul mengatakan, Kapanewon yang memiliki tingkat resiko tinggi bencana tanah longsor adalah Kapanewon yang berada di Zona Utara Gunungkidul.
Kapanewon di Zona Utara Gunungkidul yang memiliki tingkat resiko tinggi tanah longsor meliputi Kapanewon Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin dan sebagian Kapanewon Ponjong.
“Patuk dan Gedangsari adalah Kapanewon yang memiliki potensi longsor paling tinggi,” terang Purwono melalui Pesan WhatsApp, Kamis (10/11/2022).
Menurut Purwono, Topografi, jenis batuan dan jenis tanah yang menjadikan Kapanewon Patuk dan Kapanewon Gedangsari memiliki potensi longsor paling tinggi.
Ditambahkannya, 2 Kapanewon tersebut rata-rata letak daerahnya berada di lereng bukit yang terjal dan memiliki jurang yang dalam.
“Dan juga jenis tanah yang dimiliki 2 daerah tersebut didominasi tanah lempung, sehingga potensi bencana longsor tergolong cukup tinggi,” kata Purwono menutup pembicaraan.



















