Yogyakarta, INAMEDIA.id – Merespon Surat tantangan “Carok” dari etnis Madura yang berada di Yogyakarta kepada etnis Papua yang dianggap telah melakukan tindakan meresahkan para pemilik toko kelontong di respon cepat oleh pihak kepolisian daerah Yogyakarta.
Polda DIY telah mengundang dan memfasilitasi masing-masing kelompok. Kedua etnis ini bertemu dan berdialog guna menyelesaikan permasalahan hingga tuntas.
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih mengatakan tak hanya melakukan mediasi kepada kedua etnis Madura dan Papua yang ada di Yogyakarta, pihak kepolisian juga telah meningkatkan patroli keamanan di setiap wilayah.
“Upaya peningkatan kegiatan patroli juga telah dilakukan,” katanya.
Baca juga: Kuota Jemaah Haji Jateng Capai 30.377 Orang, 254 orang PHD Jateng Ikuti Bimtek
Verena berharap dengan mediasi dan peningkatan patroli keamanan akan membuat Yogyakarta lebih kondusif lagi.
“Untuk kasus yang terjadi tersangka sudah ditangkap dan ditahan sesaat setelah kejadian,” tambahnya.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri. Selain itu, tidak terprovokasi atas informasi yang beredar.
Baca juga: Forkompimda Gunungkidul Lakukan Monitoring Proyek Strategis di Bumi Handayani
Diberitakan sebelumnya etnis Madura yang berada di Yogyakarta melayangkan surat tantangan Carok terbuka kepada etnis Papua yang ada di Yogyakarta.
Hal tersebut dikarenakan banyaknya masyarakat Papua yang melakukan tindakan kriminal terhadap pemilik toko-toko kelontong milik etnis Madura yang ada di Yogyakarta.
