Gunungkidul (DIY), – INAMEDIA.id – Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kunjungan wisatawan ke wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul diprediksi meningkat dari sebelumnya.
Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memetakan beberapa ruas jalan yang berpotensi terdapat kendala hingga berbahaya.
Plt Dishub DIY Wiyos Santoso menjelaskan, dishub memberikan perhatian khusus di ruas jalan Imogiri-Panggang yang menembus Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Terlebih menjelang libur Nataru yang berpotensi dilalui banyak kendaraan. Wiyos memperkirakan kendaraan wisatawan dari Timur menuju ke Selatan diperkirakan akan banyak melintas di jalur tersebut.
Dilihat letak medan dan geografis nya ruas jalan Imogiri-Panggang mempunyai turunan jalan yang panjang. Selain itu, JJLS yang akan masuk ke Panggang lintasannya relatif sempit, sehingga nantinya dishub akan mendirikan pos pantau Nataru.
Melihat kondisi tersebut Wiyos melarang bus pariwisata atau angkutan umum melewati Jalur Cinomati. Kendati kendaraan pribadi masih diperbolehkan dengan berhati-hati.
Baca juga: Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Gunungkidul 2 Rumah Milik Warga Pilangrejo Rusak Berat
“Jalur ini cukup ekstrem dan berisiko, terutama bagi pengendara dari luar kota, Tetapi bagi yang baru pertama kali melewati jalur ini, mereka bisa saja kaget (tanjakan dan tikungan),” ungkap Wiyos.
Tak hanya melarang bus pariwisata dan kendaraan umum melintasi jalur cinomati, Wiyos juga telah menutup akses jalur Cinomati melalui Google Maps agar kendaraan transportasi umum tidak diarahkan melintasi jalur tersebut.
Dalam persiapan libur nataru pada tahun ini dishub DIY telah membuat rekayasa lalu lintas khususnya di ruas jalan yang rawan kecelakaan. Di jalur Patuk-Imogiri akan diberlakukan one way untuk bus besar, Dishub DIY juga telah melengkapi rambu-rambu lalulintas yang telah ada.
