Gunungkidul (DIY), INAMEDIA.id – Situasi menjelang pilkada serentak 27 November di Kabupaten Gunungkidul terpantau rawan terkendali.
Hal tersebut diungkapkan Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf. Roni Hermawan saat melakukan pantauan persiapan pilkada di wilayah Kapanewon Ngawen dan Kapanewon Semin. Selasa, (26/11/2024).
Sebagai satuan yang membantu peran kepolisian dalam kelancaran terlaksananya Pilkada di Kabupaten Gunungkidul, Kodim 0730/GK telah menerjunkan 200 lebih personel yang ada. Tak hanya itu Roni juga menambahkan Kodim 0730/GK juga telah menerjunkan pasukan tambahan yang di datangkan dari batalyon 403 Yogyakarta.
“Untuk pengamanan ini kita kan hanya membackup dari Polri, untuk personel yang telah di kerahkan hampir 200 orang di tambah BKO dari satuan Yonif 403 sejumlah 1 SST atau kurang lebih 30 orang dan sudah saya sebar di sejumlah titik,” kata Roni Hermawan kepada reporter INAMEDIA.id di Koramil 05 Kapanewon Ngawen.
Lebih lanjut Roni menambahkan sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) dirinya juga telah mempersiapkan pasukan cadangan bila situasi diperlukan di setiap Kapanewon. Kendati demikian Roni menjelaskan pasukan cadangan ini hanya berjaga di area ring 2.
Baca juga: Jelang Pilkada Pendistribusian Logistik di Gunungkidul Berlangsung Lancar
“Kenapa di ring 2, karena yang nanti ada di dalam itu satuan linmas, jadi kita berjaga agak jauh, bila mana ada kejadian kerusuhan atau lain sebagainya kita hanya membantu pihak kepolisian saja,” imbuh Dandim 0730/GK.
Terkait keamanan di Kapanewon yang berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah, seperti Gedangsari, Ngawen dan Semin. Dirinya mengatakan selalu melakukan komunikasi yang intens dengan Kapolres Gunungkidul.
“Sampai sejauh ini saya masih melakukan koordinasi dengan Kapolres, alhamdulillah di wilayah Gunungkidul ini masih relatif aman atau lebih tepatnya kondisinya rawan terkendali dalam bahasanya, yang mana rawan tapi terkendali, tidak ada hal-hal yang menonjol,” lanjutnya.
Namun demikian Dandim mengkhawatirkan cuaca yang saat ini tidak menentu, sehingga dalam pilkada ini harus lebih di waspadai.
“Sebenarnya kan permasalahannya berkaitan dengan cuaca ya, sekarang inikan cuaca tidak bisa diprediksi. Dan hari ini kan droping logistik ke setiap TPS, ada yang jalannya dekat, ada yang jauh jadi yang dikawatirkan dengan cuaca seperti ini ada laka atau bencana pohon tumbang atau yang lain sehingga proses pendistribusian bisa terhambat, walaupun kita menginginkan semua berjalan baik ya,” tutup Roni Hermawan.
