Gunungkidul, INAMEDIA.id – Mengakhiri hidup dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, seperti yang dilakukan SF (30) Warga Padukuhan Pucung, RT002/ RW013, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.
Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan cara gantung diri dengan menggunakan seutas tali tampar didapur rumahnya.
Disampaikan oleh Kapolsek Tanjungsari AKP Wawan Anggoro Cahyo melalui keterangan tertulisnya, SF ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di blandar dapur rumahnya pada hari Senin tanggal 14 November 2022 sekira pukul 17.15 WIB.
Korban SF pertama kali ditemukan oleh Sukarno (53) yang tak lain adalah orang tua nya saat pulang dari berladang dalam kondisi meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali tampar nilon didalam dapur miliknya.
“Sesaat setelah orang tua nya memasuki rumah, ia melihat korban sudah menggantung menggunakan tali tampar nilon warna biru di dapur rumahnya,” terang Kapolsek (14/11/2022).
Melihat kejadian yang menimpa anaknya, Ia langsung berteriak untuk meminta pertolongan kepada warga, warga yang kaget atas peristiwa tersebut segera melaporkan kejadian ke Polsek Tanjungsari untuk dilakukan evakuasi terhadap korban.
Mendapatkan laporan dari warga masyarakat, pihaknya bersama petugas UPT Puskesmas Tanjungsari segera melakukan pemeriksaan terhadap korban.
“Dari hasil pemeriksaan korban meninggal dunia murni karena gantung diri dan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan ditubuh korban,” imbuh Kapolsek.
Selanjutnya korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.
“Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban gantung diri karena mempunyai masalah keluarga setelah bercerai dengan istri bahkan korban terlihat sering melamun dan menyendiri,” pungkas AKP Wawan Anggoro.
