Gunungkidul, INAMEDIA.id – Wilayah Gunungkidul mulai Minggu ke 2 pada bulan Oktober 2022 menurut release dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gunungkidul sudah masuk pada musim penghujan.
Sedangkan potensi bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan cuaca ekstrim yang kemungkinan besar terjadi menjadi perhatian tersendiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul untuk lebih awal mempersiapkan ketersediaan logistik jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Purwono Kepala BPPD Gunungkidul ketika dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa sampai saat ini Ketersedian logistik untuk antisipasi cuaca ekstrim dirasa cukup aman.
“Karena disamping persediaan dari APBD Gunungkidul, kami juga dibackup logistic dari BPBD DIY,” terangnya. Selasa (25/10/2022).
Lebih lanjut disampaikan oleh Purwono bahwa dari hasil monitoring di lapangan yang diawali dari zona utara di dasarian pertama tanggal 1, 2 dan 3 Oktober 2022 sudah mengalami hujan deras, kemudian di zona selatan tanggal 8, 9, 10 Oktober 2022 dan zona tengah tanggal 19, 20, Oktober 2022 juga sudah mengalami hujan yang cukup deras.
Kepala BPPD Gunungkidul juga berharap kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrim dengan selalu mengupdate info dari BMKG.
Serta masyarakat juga dihimbau melakukan gotong royong dilingkungan sekitar untuk memastikan saluran air hujan dapat mengalir dengan lancar sehingga tidak menimbulkan banjir ataupun genangan air.
“Dan yang terpenting masyarakat agar melakukan penyelamatan diri mana kala terjadi kemungkinan terburuk dengan berlindung di tempat yang aman,” pungkas kepala BPBD Gunungkidul.
