Paguyuban Seni Jathilan Pranjono Seto Kembali Lakukan Aksi Pertunjukan

GUNUNGKIDUL, INAMEDIA.id – Dalam melestarikan seni budaya tinggalan nenek moyang, paguyuban seni Jathilan Pranjono Seto Gelar pertunjukan di Padukuhan Paliyan Kidul, Kalurahan Duwet, Kapanewon Paliyan, Minggu (29/05/2022).

Seperti yang kita ketahui bahwa Kesenian Jathilan merupakan kesenian yang telah lama di kenal oleh masyarakat kota Yogyakarta dan sekitarnya bahkan juga di wilayah Jawa tengah. Kesenian Jathilan juga di kenal dengan nama kuda lumping, jaran kepang, dan kuda kepang. 

Wawan selaku pimpinan dari paguyuban seni jathilan mengatakan bahwa pertunjukkan seni jathilan ini di gelar untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan kesenian jathilan yang hampir punah di era milenial seperti saat ini.

“Kita sebagai generasi muda harus menjaga dan melestarikan berbagai kesenian apapun supaya tidak punah, salah satunya ialah kesenian Jathilan ini”, kata Wawan.

Adapun dalam pentasnya, paguyuban Jathilan Pranjono Seto menampilkan tiga babak, di antaranya adalah babak penari gedruk, babak penari putri dan babak yang terakhir adalah penari putra. Selain itu juga ada pertunjukan Ganong dan juga Barongan.

Selama pertunjukan banyak sekali antusias penonton yang memadati lokasi pentas untuk menyaksikan seni jathilan. Kebanyakan di antara mereka merupakan sebagian besar pecinta jathilan.

Wawan mengaku senang karena dalam pentasnya kali ini banyak sekali para penonton yang ikut mengapresiasi paguyuban jathilan yang ia pimpin. Ia juga berharap kedepannya jathilan Pranjono Seto akan terus maju dan berkembang, sehingga dapat menunjukkan kreasi-kreasi baru di setiap melakukan pentas.

Exit mobile version