Kabupaten Bogor, INAMEDIA.id – Usai banjir bandang menerjang kawasan Puncak Cisarua, Wali kota Bogor Dedie A Rachim mengimbau warga Jakarta yang berada di bantaran Sungai Ciliwung waspada atas kiriman air dari kawasan hulu, karena Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa sempat mencapai 220 centimeter atau berstatus Siaga 1 pada Minggu (2/3) malam.
“Saya mengimbau kepada masyarakat yang berada di bantaran Sungai Ciliwung untuk waspada dan khususnya untuk warga Jakarta kemungkinan limpasan air ini akan tiba di Jakarta pukul 06.30 WIB,” kata Dedie di Kota Bogor, seperti dikutip dari Antara.
Banjir bandang menerjang kawasan Cisarua Puncak Bogor pada Minggu (2/3/2025) malam. Banjir bandang terparah menimpa Kampung Pansiunan, RW 01, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Banjir besar ini imbas hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak siang. Banjir bandang ini membuat banyak rumah warga mengalami rusak parah.
Baca juga: Bupati Endah Siap Layani Masyarakat
Hujan deras yang melanda kawasan Puncak Bogor ini selain menimbulkan banjir bandang juga menyebabkan terjadinya tanah longsor terjadi di dua wilayah, yaitu di Kampung Cipaku Skip Baru RT 001/RW 016, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan dan di Jalan Artzimar 1 no.16, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.
Sementara itu Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan, ada satu orang atas nama Asep (50) warga Citeko, Cisarua yang dilaporkan hilang. Hal ini diketahui berdasarkan laporan keluarga.
Baca juga: Pengemis Musiman Melonjak di Kota Jogja, Kepala Satpol-PP : “Jogja Masyarakatnya Terbiasa Berbagi”
“Tim sedang melakukan pencarian,” kata Desiana, Minggu (2/3/2025) malam. Arus banjir yang deras membuat sejumlah rumah warga rusak.
Selain itu, terlihat juga beberapa sepeda motor terendam air. Tampak juga seorang pria panik meminta bantuan.
Menurutnya, beberapa warga dilaporkan terjebak di dalam rumah mereka. Sehingga membutuhkan pertolongan segera.
