Ekspresi Syukur Perayaan Kemerdekaan RI Ke-77, Kampung Gesikan 1000 Sholawat : Tolak Teroris, Separatis dan Koruptor

Bantul, INAMEDIA.id – Keluarga besar Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan sebagai bagian kecil entitas masyarakat nusantara yang berhaluan aqidah Aswaja An-Nahdliyah bersyukur atas anugerah kemerdekaan RI ke-77. Bangsa dan Negara Indonesia mendapatkan limpahan kasih sayang dan berkah Tuhan Yang Maha Esa sehingga sudah selayaknya untuk terus bersyukur dengan ragam bentuk dan ekspresinya, Minggu (21/08/2022).

Bersama elemen warga Gesikan Jaranan Panggungharjo Sewon Bantul, para santri menyelenggarakan rangkaian Pekan Agustusan, upacara bendera, malam tirakatan, peragaan busana, mewarnai, badminton, voly, menangkap belut, memasak nasi goreng, pecah air, 1000 sholawat tolak teroris-sparatis-koruptor dan hafalan.

Kebersamaan dalam perayaan dalam rangka menjaga persaudaraan dan persatuan (ukhuwah Islamiyah, wathoniyah dan basyariah), menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan patriotisme. Ekspresi syukur tidak hanya bersifat vertikal, kepada Allah SWT tetapi juga horizontal sesama manusia, para leluhur, pemimpin dan pendiri bangsa.

Terima kasih, selamat kepada Presiden Joko Widodo dan seluruh warga bangsa, Indonesia memimpin dunia, sebagai presidensi G-20 momentum 20 tahunan dengan pertumbuhan ekonomi Januari-Juni 2022 di atas 5,23%, jauh di atas Amerika Serikat minus 1,4%, dihantui resesi dan China 2,7-3,8%.

Seiring pertumbuhan demokrasi yang terus maju, tantangan pelanggaran hukum, kejahatan teroris, sparatis dan korupsi, ditangani secara professional dan akuntabel. Tak ada kekebalan hukum bagi siapapun, jenderal, bupati, gubernur dan menteri, asas equality before the law terus ditegakkan tanpa pandang bulu. Terbukti kinerja dan keberanian Kapolri Jenderal Sigit Sulistyo dalam proses penuntasan insiden pembunuhan Brigadir J, semua pihak yang diduga terlibat ditangani secara tranparan.

Dunia yang dilanda krisis multi dimensi akibat pandemi, ikhtiar pemulihan ekonomi inklusif, berkelanjutan melalui kekuatan ekonomi-politik G20 jelas tidak ringan. Pasca pandemi covid-19, visi presidensi G20 recover together, recover strongger akan semakin bisa diwujudkan bila kekuatan negara tidak saling mengunci, menumbuhkan kerja sama multilateral dan peperangan Rusia-Ukraina berakhir. Bantuan peralatan perang, senjata kepada salah satu pihak dan sanksi ekonomi-politik pada pihak lain jelas tidak akan menghentikan peperangan.

Komitmen dan konsistensi Presiden Joko Widodo pada politik luar negeri yang bebas aktif, berupaya menciptakan perdamaian dunia akan terus mendapatkan dukungan kekuatan langit. Kepemimpinan, presidensi G20 Indonesia sejak akhir 2021 sampai puncak KTT pimpinan G20 (15-17 November 2022) menghadapi ujian berat. Menuruti kemauan AS dan sekutunya yang menolak kehadiran Rusia pada KTT G20 jelas bukan lagi G20, tetapi menjadi G19 karena hak keanggotaan Rusia. Keberanian mengunjungi Kiev Ukraina dan Maskow Rusia untuk menghentikan perang, mendorong dialog/diplomasi pada situasi darurat akan berlanjut ke depan.

Bersyukur pemerintah memberikan kepercayaan kepada PBNU, bertepatan dengan momentum 100 tahun kelahiran, untuk menyelenggarakan R20 dan konferensi internasional fiqh peradaban sebagai side event G20. Sejarah G20-Government of Twenty (beranggotakan 19 negara dan satu wilayah: Argentina, Australia, Brazil, Kanada, RRT, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat dan Uni Eropa) ditujukan untuk memastikan dunia keluar dari krisis dan menciptakan pertumbuhan ekonomi global yang kuat dan berkelanjutan. Sementara R20 (Religion of Twenty), muhtamar internasional agama-agama yang direncanakan akan dihadiri antara lain Sekjen Liga Muslim Dunia Syeikh Muhammad Al-Issa, Tahta Suci Vatikan Sri Paus Fransiskus dan Grand Syeikh Al-Azhar Syeikh Ahmad Thayyeb serta berbagai pemimpin agama dunia yang lain. R20 diorientasikan agar agama-agama terus berkontribusi dalam mencari solusi kemanusiaan dan peradaban, tidak menjadi bagian persoalan.

Oleh karena itu Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan dengan segala kerendahan hati dan penuh hormat kepada seluruh warga bangsa mengajak untuk terus melangitkan doa, memohon agar langkah perdamaian Rusia-Ukraina, agenda G20 dan R20 dimudahkan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan berkah untuk bangsa Indonesia serta seluruh alam. Puncak rangkaian agustusan Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan akan diakhiri dengan penyerahan hadiah perlombaan, doa untuk bangsa, dan 1000 sholawat tolak teroris-sparatis-koruptor pada 26 Agustus 2022.

Sumber : Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Nyai Hj. Arif Nur Afifah (Istri Wakil Katib Syuriah PWNU DIY KH. Beny Susanto)

Exit mobile version