GUNUNGKIDUL, INAMEDIA.id – Rasulan atau Bersih Desa adalah sebuah tradisi yang masih melekat bagi sebagian masyarakat Gunungkidul, Rasulan di maknai sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah.
Rasulan biasa dilaksanakan setelah para petani melakukan panen raya, Tradisi Rasulan bisa di maknai juga dengan upacara kesuburan tanah serta di adakan secara masal, untuk kegiatan ini biasa di agendakan setahun sekali oleh masyarakat Gunungkidul, dengan waktu yang berbeda-beda di setiap daerahnya.
Banyak kegiatan menjelang puncak acara, yang sebelumnya di isi dengan pagelaran budaya di antaranya Jathilan, Reog, Gejog Lesung, Kirab Budaya, serta menampilkan potensi potensi budaya yang ada di setiap daerah sebagai wahana hiburan bagi masyarakat, dan pada puncak acara biasanya di gelar pementasan Wayang kulit sebagai penutup acara.
Salah satu kalurahan yang masih mempertahankan tradisi budaya rasulan adalah Kalurahan Wareng, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta.
Rasulan Kalurahan Wareng digelar pada Senin Pon (04/07/2022). Dalam rasulan tahun ini, banyak sekali menampilkan berbagai macam pentas seni kesenian khas daerah, seperti reog, uyon-uyon, jathilan dan wayang kulit semalam suntuk.
Adapun yang menjadi daya tarik dalam rangkaian acara rasulan adalah pentas seni Jathilan Pranjono Seto. Pradana Restu Maringga selaku pimpinan dari paguyuban seni jathilan mengatakan bahwa masyarakat saat lebih menyukai jathilan yang banyak sekali kreasi yang ditampilkan.
“Untuk Pranjono Seto kali ini menampilkan dua babak yaitu kreasi tari babak putri, babak putra dan kreasi Ganong,” kata Ringga.
“Sebelum melakukan pentas seni, para penari telah terlebih dahulu melakukan latihan gerakan tari,” imbuhnya.
Sementara itu Suyoto salah satu pecinta seni jathilan turut senang karena telah bisa memberikan tontonan jathilan sebagai hiburan kepada masyarakat wareng. Dirinya berharap nantinya kesenian jathilan semakin maju dan berkembang di kalangan anak muda sebagai pecinta seni.
“Mudah-mudahan setiap event budaya yang digelar akan membawa dampak baik bagi masyarakat dan membawa kesejahteraan”, pungkasnya.
