Yogyakarta, INAMEDIA – Film nasional kembali akan menggeliat dengan diproduksinya film dengan setting budaya dengan keanggunan alam dan eksotisme tanah Papua.
Suanggi : Ilmu kutukan, film bergenre drama horor ini dibintangi Carissa Perusset, Pangeran Lantang, Iwa K, John Yewen, Dayu Wijanto, Stany Imbiry, Atina Akinoret, Pace Cello, Atina Akinoref, Obi Mesakh, Euginia dan lain lain akan tayang perdana di bioskop seluruh Indonesia pada 10 September 2026.
Pada rilis penayangan di bioskop Empire XXI Jln. Urip Sumoharjo Yogyakarta, Jumat 21 Agustus 2026 menjadi spesial karena dihadiri segenap pemain, kru film, perwakilan produser juga sutradara Dom Dharmo.
Film Suanggi yang ditulis Baskoro Adi mengisahkan tentang Beni (diperankan Pangeran Lantang) yang mengajak pacarnya Gia (Carissa Perusset) kembali ke kampungnya di pulau Kladum untuk menengok ibu angkatnya yang menderita penyakit aneh dan parah. Dibalik kedatangannya ternyata Beni mengincar harta karun milik keluarganya yang diujung cerita peti harta itu kosong. Mengetahui hal itu Gia putuskan untuk kembali ke Jakarta, namun yang terjadi peristiwa demi peristiwa mengerikan terjadi. Kampung Kladum menjadi teror bagi banyak orang yang terenggut nyawanya dengan cara menyeramkan akibat ilmu kutukan yang hidup lagi karena kedatangan Beni sebagai pewaris Ilmu kutukan tersebut.
Baca juga: Mahasiswi BSI Bikin Film tentang Ade Sara
Cerita menjadi lebih mencekam karena penguasa ilmu tersebut yang juga orang tua Beni akan menjadikan Wawa gadis kecil untuk bisa mewarisi ilmu tersebut tapi Beni yang mengetahui bahwa Wawa adalah anaknya sendiri harus menyelamatkan mesti akhirnya Beni dan penguasa ilmu tersebut tewas dalam tragedi pertarungan.
Ending kisah Gia bisa membawa Wawa keluar dari pulau dengan dibantu pastur John yang selamat dari cengkeraman kutukan maut.
Film berdurasi 1,5 jam ini menarik disaksikan karena berlatar belakang kisah nyata, ilmu kutukan tersebut memang ada di wilayah Indonesia timur meski dikemas menjadi sebuah film fiksi dengan segala profesional efek.
Suanggi bisa menjadi ilmu yang sangat berbahaya jika dikuasai orang yang salah tapi Suanggi bisa bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit, menyingkirkan ilmu hitam, untuk keselamatan dan lain lain.
Film produksi Mutiara film dan Subtube Studio ini di produseri oleh Yanti Wijaya, Milca Gracia, Firdauzi Kristiyanto dengan Executive producer Ernes Yauwalata dan Adrian Sugiono.
Bona Pascal selaku produser sampaikan, film Suanggi menjadi capaian pilihan film horor dengan background Indonesia timur yang selama ini jarang diproduksi disana.
Sementara Dom Dharmo selaku sutradara mengatakan, Indonesia banyak memiliki kisah folklor yang luar biasa jika difilmkan dan layak mendapat ruang di industri kreatif. Suanggi memiliki nilai adat budaya yang perlu diketahui secara umum sebagai khasanah ilmu pengetahuan.
