JIFFINA 2024

Prioritaskan Keselamatan Bagi Wisatawan, Jip Adventure Pindul Ajak Pengunjung Berwisata Sekaligus Berpetualang

PASARKAYU

Gunungkidul, INAMEDIA.id – Selain wisata susur gua yang menjadi daya tarik kepada wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gua Pindul di wilayah Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul. Ada satu aktivitas menarik yang wajib dicoba bagi wisatawan yang datang ke wisata minat khusus ini.

Seperti halnya yang dilakukan oleh sekelompok pemuda khususnya di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo ini. Mereka memberikan pelayanan berbeda bagi pengunjung yang menyukai tantangan dan memacu adrenalin tinggi serta ingin merasakan sensasi berkendara menggunakan kendaraan jip menyusuri medan yang menantang.

IKLAN

Adalah Jip Adventure Pindul, salah satu servis pelayanan yang diberikan dari sekelompok pemuda kawasan wisata Gua Pindul kepada wisatawan yang ingin menyusuri trek sepanjang 16km pulang pergi diseputar Kalurahan Bejiharjo dan wilayah Nglipar.

Seperti yang disampaikan oleh Ari Prabowo selaku ketua Jip Adventure Pindul, ia mengaku mulai merintis usaha Jip wisata ini semenjak 5 bulan yang lalu. Berawal ketika dirinya mempunyai ide untuk bagaimana membuka peluang kerja yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak ekonomi bagi masyarakat khususnya pemuda yang berada dilingkungan Kalurahan Bejiharjo.

Perlahan usaha yang dijalankan bersama dengan kurang lebih 20 anggotanya ini mendapatkan respon positif dari para pengunjung yang datang ke Gua Pindul. Bahkan selama periode itu sudah banyak pengunjung yang berminat untuk berwisata petualang menggunakan jasa jip wisatanya. Mereka yang datang rata rata ingin melihat indahnya pesona alam dengan mengendarai jip di Ekowisata Gua Pindul dan hutan kayu putih di kawasan Nglipar.

“Saat ini ada sejumlah 20 anggota dan 20 armada Jip yang kami persiapkan bagi para wisatawan, dan saat ini untuk anggota selanjutnya berasal dari putra daerah Bejiharjo,” ucapnya.

Namun ketika ada lonjakan pengunjung, Ari pun juga sesekali mengambil pemilik kendaraan jip yang berasal dari luar daerah untuk bergabung. Sampai saat ini wisatawan yang berkunjung dan menggunakan jasa jip wisatanya hampir dari seluruh Indonesia, baik yang berasal dari Jawa barat, Jawa Timur, DKI Jakarta bahkan Kalimantan dan Papua.

Sementara untuk tarif yang dikenakan kepada pengunjung, ia mematok tarif harga yang masih relatif terjangkau bagi para pengunjung yang menyukai wisata berpetualang.

“Kami mematok harga 450 ribu bagi setiap unit jip yang beroperasi dengan diisi 3-4 penumpang,” imbuhnya.

Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan pelanggan ataupun pengunjung yang akan memakai jasa usaha jip wisatanya. Termasuk dengan cara mempromosikan lewat media sosial, menggandeng agen maupun biro perjalanan yang ada di setiap operator yang ada di kawasan wisata Gua Pindul.

Sepanjang lintasan yang dilalui, wisatawan di suguhi dengan trek melewati sungai, trek tanah berlumpur di tambah dengan menyusuri lahan milik kehutanan yang di tanami dengan pohon kayu putih.

“Menurut kami ini adalah bentuk wisata edukasi juga kepada pengunjung, setiap melewati trek yang disekelilingnya ada tanaman kayu putih kita berhenti sebentar dan kita informasikan kepada mereka bahwa daun kayu putih merupakan bahan baku untuk pembuatan minyak kayu putih,” ucapnya menambahkan.

Ari Prabowo mengimbuhkan, bahwa usaha jip wisata yang digeluti bersama dengan rekan-rekannya secara khusus adalah sebuah bentuk pemberdayaan masyarakat dengan harapan apa ia lakukan dapat menambah pemasukan perekonomian bagi keluarga.

“Sementara kami juga tetap memberikan kontribusi kepada wilayah diluar Bejiharjo yang dilewati, seperti halnya daerah Nglipar mereka selalu kita berikan pemasukan kas daerah sebagai kontribusi terhadap jalan yang kita lewati,” katanya.

Eriyanto yang merupakan salah satu anggota Jip menuturkan, selama ia menjadi driver (sopir) keselamatan kepada penumpang merupakan prioritas utama, bahkan untuk mengantisipasi dini terhadap terjadinya kecelakaan, perawatan dan cek kendaraan ataupun breefing kepada penumpang sebelum berangkat wajib dilakukan.

“Keselamatan kepada penumpang adalah prioritas utama, sehingga kami sebagai pengelola harus jeli dan mengetahui betul terhadap kondisi kendaraan dan medan yang akan kita lewati, selama menempuh trek jangan sampai ada kesalahan (trouble)”, tuturnya.

Mereka mengharapkan dengan wahana baru yang saat ini sedang dikembangkan, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata Gunungkidul dapat memberikan kontribusi dalam mendukung dan mensupport segala bentuk kegiatan yang dilakukan.

Menurutnya, jika dengan usaha mereka dalam rangka mengembangkan potensi pariwisata daerah bisa berkembang melalui jip wisata Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunungkidul bisa lebih meningkat.

“Kami sangat berharap peran serta pemerintah agar usaha yang sedang akan berkembang saat ini dapat dibantu dari segi promosi dan perhatian terhadap kelangsungan usaha jip wisata ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JIIFINA - JOGJA 2024